img

SERING BEGADANG? INI 5 BAHAYA BEGADANG YANG MENGINTAI KESEHATAN ANDA

Kemungkinannya sebagian besar orang pasti pernah mendengar betapa pentingnya tidur bagi kesehatan. Sebagian bahkan pernah mengalami atau merasakan sendiri dampak ketika mendapatkan tidur yang cukup atau ketika kurang tidur. Contohnya, tubuh terasa lebih segar, berenergi, dan siap menghadapi arus pekerjaan ketika semalam tidur cukup dengan kualitas dewa. Sebaliknya, tubuh terasa lemah, hilang konsentrasi, ingin rebahan sepanjang hari kala semalam hanya tidur satu jam tanpa kualitas sama sekali.

 

Tidur menjadi kegiatan esensial bagi hidup manusia karena dapat berdampak bukan hanya pada performa kerja, namun kesehatan. Namun seringnya, mendapat tidur yang nyenyak tidak semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi dengan adanya internet dan media sosial yang dapat merampas sebagian waktu istirahat di malam hari, tidur pun menjadi kemewahan bagi sebagian orang.

 

Bahaya Begadang Untuk Kesehatan

Tentunya begadang bukan tak memiliki dampak atau risiko apapun. Banyak penelitian mengungkapkan betapa pentingnya tidur untuk kesehatan fisik dan mental seseorang. Sebuah studi bahkan menunjukkan bahwa mendapat tidur lebih lama dapat menambah usia. Berikut adalah lima bahaya begadang secara terus-menerus terhadap kesehatan Anda.

 

Kadar gula darah tinggi

Penelitian menunjukkan bahwa adanya korelasi antara begadang dan peningkatan kadar gula. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa gula darah tinggi atau hiperglikemia memiliki kaitan yang sangat erat dengan orang-orang yang memiliki jadwal kegiatan di malam hari. Dan apabila dibiarkan hingga parah, kadar gula tinggi ini dapat berakibat pada penyakit berbahaya seperti penyakit kardiovaskular dan kerusakan ginjal.

 

Risiko penyakit mental

Tidur yang cukup dapat membantu mengurangi tingkat stres. Sebaliknya, orang yang sering begadang dapat merasa lebih stres, yang mana apabila diteruskan dapat berujung pada depresi. Sebuah studi di tahun 2015 menunjukkan bahwa kebiasaan begadang dapat membuat seseorang mengalami perubahan mood. Maka dari itu, apabila kita peduli pada kesehatan mental masing-masing, tidur yang cukup dapat menjaga mental dari gangguan mood, stress, hingga depresi.

 

Risiko penyakit jantung

Tidur larut atau begadang juga dapat mengancam kesehatan jantung. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa risiko penyakit jantung dapat meningkat sebesar 11 persen untuk setiap satu jam waktu tidur yang berkurang. Sebuah studi meneliti pola tidur yang disebut dengan “social jet lag” di mana kebiasaan begadang hanya dilakukan di satu hari tertentu sementara hari biasanya tidur normal, maka akan membahayakan jantung.

 

Sistem kekebalan tubuh menurun

Tidur juga dapat membantu proses penyembuhan, khususnya ketika sedang mengalami sakit flu. Ketika tertidur, tubuh dapat lebih efisien memproduksi imun hingga berujung pada meningkatnya sistem kekebalan tubuh. Cobalah untuk mendapat tidur malam yang nyenyak ketika Anda merasa tak enak badan. Karena ketika tidur, tubuh memiliki waktu yang cukup untuk melawan kemungkinan penyakit atau infeksi.

 

Kebiasaan makan yang buruk

Sebuah studi menunjukkan bahwa begadang dapat mengakibatkan pada keinginan untuk mengonsumsi lebih banyak makanan. Bukan hanya lebih banyak makan, namun dipercaya bahwa sering begadang dapat membuat seseorang menginginkan makanan yang lebih padat guna memenuhi kebutuhan energi agar dapat melanjutkan terjaga di malam hari. Hal ini pada akhirnya tentu dapat memengaruhi berat badan dan kesehatan.

 

Nah, itulah beberapa bahaya yang dapat mengintai kesehatan dan perlu untuk dicermati agar dapat menjalani hidup dengan lebih sehat. Lima masalah kesehatan di atas tentunya tidak hanya dapat diakibatkan oleh begadang saja, ya. Namun, apabila Anda merasa kurang sehat secara fisik ataupun mental, melihat pola dan jadwal tidur menjadi langkah awal yang baik.

 

 

All Comments:

Your Comment: